Archive for 2009

Siapkan Masa Depan si Kecil dari Sekarang

Siapkan Masa Depan si Kecil dari Sekarang “Yang bener aja nih postingan”, “belum waktunya kaleee”, “itukan masih lama”, mungkin itulah tiga dari sederet kemungkinan gumaman yang keluar dari mulut Anda sepersekian detik setelah membaca judul postingan yang di atas. “Mau-mau gue dong”, itu jawaban sekaligus elakanku.

Berpikir ke depan dan berorientasi masa depan ada baiknya kita pikirkan sedini mungkin terutama bagi kita-kita sebagai seorang cowok yang mau tak mau kelak akan menjadi seorang ayah dari si kecil-si kecil hebat pengguncang dunia itu, ayah dari si Hugo Chaves Kecil, ayah dari Kennedy kecil, ataukah ayah dari si Ahmadinejad kecil. Cewek-ceweknya juga demikian, siapkan diri Anda dari sekarang karena kelak akan jadi ibu dari si kecil manis dan penyayang itu, ibu dari si kecil Hillary, ibu dari si kecil Angela Merkel, ataukah ibu dari si kecil Benazhir Bhuto.

Coba tanyakan ini pada diri Anda: “5 tahun ke depan aku mau jadi apa yaa?” atau “10 tahun ke depan aku ingin hidup seperti apa yaa?” ataukah “Jadi apa yaa aku nantinya?”. Sudah atau beluuum?

Ada jutaan hal dalam genggaman masa depan, ada kehidupan, ada kematian, ada kekayaan, ada kemelaratan, ada prestasi, ada gelar, ada jabatan, ada kebangkrutan, ada bencana, ada pernikahan, ada kelahiran, ada kehadiran si kecil, dan jutaan lainnya yang tak sempat disebutkan.

Nah, postingan ini khusus sepele saya buat untuk membahas satu dari jutaan hal yang ada dalam genggaman masa depan itu, fokusnya adalah tentang kehadiran si kecil buah hati kita kelak. Pernah tidak Anda berpikiran tentang si kecil itu? Berpikiran tentang bagaimana lucunya mereka, bagaimana nakalnya mereka, bagaimana kalau mereka ngompol, di mana kita akan menyekolahkannya, bagaimana cara kita membimbingnya kelak; akhlak, akademik, dan sopan santun mereka, dan lain sebagainya.

Hmmm,saya yakin dan percaya kalau hanya sedikit dari kita-kita yang pernah memikirkan itu. Untuk tujuan itulah postingan ini saya buat sebagai sebuah bahan renungan dan referensi instant Anda sebagai kado special akan kehadiran mereka kelak. Apa-apa saja yang bisa Anda persiapkan sekarang? ini dia jawabannya.

1. Siapkan Perisai Agama Terkokoh yang Pernah Ada

“Anak-anak, ibu guru ada pertanyaan nih?”, sahut ibu guru saat memulai pelajaran Pendidikan Agama, “dijawab yaa!”.

“Siapa yang bisa sebutkan perbuatan terpuji apa yang biasa kita lakukan kepada kedua orang tua?”.

“Saya Bu”, teriak Bobby dan Rian hampir bersamaan.

“Yaa Bobby duluan yang jawab”, kata Bu Guru.

“Mendengarkan nasihat orang tua dan berbakti kepada keduanya”, jawab Bobby mantap.

“Ya, sekarang giliran Rian!”, kata Bu Guru berpaling ke arah kiri, “Rian, apa jawabannya?”.

“Pura-pura tidak mendengar kalau ibu memanggil dan pura-pura lupa sama yang disurukan Bapak”, Jawab Rian dengan seringai nakalnya kepada Bu Guru Seperti Biasa.

Jika Anda adalah orang tua dan disuruh memilih, siapakah di antara keduanya yang Anda pilih sebagai anak Anda? Bobby atau Rian? *wajib dijawab*.

Akhlak anak sangat erat hubungannya dengan pendidikan keluarga. Pendidikan keluarga dominan diisi dengan pendidikan agama di samping pendidikan tata krama. Coba Anda pikir, bagaimana caranya mengajari sang anak jika si orang tuanya saja tidak memiliki pondasi agama yang kuat. Bla Bla Bla.

Makanya, kita harus kokohkan iman yang kita miliki. Disiplin shalat 5 waktu yang mempunyai manfaat begitu dahsyat untuk kehidupan sehari-hari kita. Pelajari Alqur’an dan hadist-hadist, cari makna di dalamnya, dan coba terapkan dalam kehidupan kita. Berbagi ke sesama dan rendah hati pada semua orang. Sopan santun dijaga yang InsyaAllah akan menarik lebih banyak orang untuk berteman dengan kita. Pokoknya akhlak, akhlak, akhlak, kudu mesti diperbaiki dengan media agama.

Kebiasaan itu adalah hal yang dilakukan secara berulang-ulang. Kebiasaan baik akan memencarkan cahaya-cahaya kebaikan ke orang-orang di sekitar kita, begitupun kebiasaan buruk yang kita miliki pula memancarkan cahaya-cahaya buruk ke orang-orang di sekitar kita. Nah, kalau kita sudah terbiasa dengan kebaikan dan akhlak agama yang WAH, InsyaAllah anak-anak kita kelak akan memiliki akhlak yang sama dengan kita, bahkan harus jauh lebih ‘WAH’.

2. Jangan Pernah Jadi Superman is Dead

Siapa yang tak kenal Superman. Superhero berkostum warna merah biru ini dikenal hampir di seluruh penjuru sejagat, tua-muda, laki-perempuan, kaya-miskin, semuanya kenal dia. Bahkan karena kepopulerannya, sebuah anekdot pertanyaan lucu muncul karenanya: “kenapa Superman celana dalamnya dipakai di luar?” dan “kenapa Superman sayapnya di belakang?” Jawab sendiri yaa Heheheh.

Melesat dari awan ke awan, meliuk-liuk di antara puluhan gedung pencakar langit, bermanuver dari udara ke hampir kurang sejengkal dari tanah, mengangkat beban berton-ton kilogram, dan banyak lagi kekuatan super yang dimilikinya. Tapi sayang, Superman hanya merupakan hasil mahakarya imajinasi manusia.

Kitalah Superman itu, makhluk tercerdas dan terunik yang Tuhan khusus ciptakan untuk hidup di muka bumi ini. Tanda-tanda ke-super-an kita yaitu dengan saling berbagi, saling memberi, saling menyayangi, membantu sesama, mengulurkan tangan, tolong-menolong, kerjasama, berbakti, menebar senyum, dan jutaan kekuatan super lainnya.

Banyak di antara kita-kita yang tidak menyadari bahwa dirinya lah sang Superman sejati, mengubur ribuan kekuatan dahsyat itu dengan bermalas-malasan, menunda-nunda, nyantai abis, besok-besoklah kita kerja itu, dan kata-kata memuakkan lainnya.

Bagi kalian-kalian yang peduli akan masa depan si kecil buah hati Anda kelak, harapanku janganlah Anda menjadi Superman is Dead. Camkan dalam setiap detik kehidupan Anda dan pada setiap pekerjaan yang Anda lakukan bahwa “apa sikapku sekarang akan berdampak besar bagi anak-anakku dan orang-orang setelahku. Jika aku baik, maka baiklah mereka dan jika aku buruk, maka kemungkinan mereka juga akan buruk”.

3. Tetaplah Kuliah dan Bersekolah

Pendidikan adalah investasi terbesar yang kita miliki. Pada akhir dekade pertama milenium ini, pendidikan telah menjelma sebagai suatu alat untuk mengukur status sosial seseorang sekaligus sebagai alat untuk mengumpulkan sebanyak-banyak materi.

Seiring dengan pergeseran pola pikir manusia yang sebelumnya hanya semata-mata memikirkan bagaimana bisa makan hari ini, manusia sekarang telah memikirkan berbagai cabang-cabang glory lainnya yang bisa mereka dapatkan seumur hidupnya: jabatan yang tinggi, punya rumah mewah, punya mobil mewah, wisata ke pulau, bisa membeli apa saja yang kita inginkan, dan lain sebagainya. Peluang utama untuk mendapatkan kesemua itu adalah dengan pendidikan yang tinggi.

Pernah kebayang nggak ketika si kecil-si kecil itu bertanya ini itu di masa-masa awal pertumbuhannya? Seandainya Anda nggak tahu jawabannya, tegakah Anda membohongi si kecil? Makanya kita harus belajar dan banyak tahu tentang banyak hal.

Pendidikan yang tinggi sangat dekat dengan kakayaan, kalau Anda kaya otomatis anak-anak Anda nantinya akan hidup sejahtera, gizinya cukup, kesehatan terjamin, dan sebagainya.

4. Lakukan Seleksi dan Casting Terselubung Terhadap sang Calon Emak/Abah nya

Hmmm cinta, cinta, cinta, apa jadinya dunia tanpa cinta yaa? hampa dan hambar, dua kata yang akan mewakili jutaan jawaban lainnya. Nah, pada poin inilah, Anda akan menemukan salah satu bagian terindah dalam ribuan mozaik kehidupan Anda. Bagian tak terlupakan yang pernah Anda alami dan pada bagian inilah terletak sebuah magic yang mampu menyihir orang yang tadinya duduk santai dan tenang menjadi senyam senyum sendiri mirip orang g***.

Tapi apakah dengan only cincha saja hidup kita akan bahagia ke depannya? tidak. Apakah persoalan itu sudah dianggap selesai ketika cincha kita diterima olehnya? tidak. Apakah cerita cincha itu semata-mata memberi kebahagiaan? tidak. Apakah cincha mampu menyulap yang sebelumnya tidak ada menjadi ada? tidak. Apakah cincha mampu mengenyangkan perut yang keroncongan? tidak. Intinya, cinta bukan segala-galanya, masih banyak pertimbangan lain yang harus kita perhatikan selain persoalan cinta untuk memilih si dia.

Lakukan seleksi dan casting terselubung terhadap mereka-mereka yang menurut Anda menarik sebelum memutuskan memilih di antaranya. Kenali latar belakangnya, kenali keluarganya, kenali siapa teman-temannya, kenali sifat-sifatnya, bahkan ada baiknya Anda bertanya kepada orang-orang dekatnya yang barangkali dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan pastinya dapat menyimpan rahasia. Setelah mantap, baru deh kita lancarkan strategi terindah dan manuver terromantic yang pernah ada di muka bumi ini – yang ceweknya disesuaikan aja yaa.

5. Tetap Jaga Hubungan Dengan Teman-Teman Anda

Rezeki itu dari Tuhan, tak ada seorang beragamapun yang mau menolak pernyataan itu. Namun, pastinya Anda pernah berpikiran, “bagaimana bisa rezeki itu diberikan Tuhan kepada kita?”. Hahahah. Jawabannya adalah melalui perantaraan manusia. Rezeki Tuhan beredar dari manusia yang satu ke manusia lainnya, jadi orang yang mempunyai banyak teman, sahabat, atau kenalan akan mempunyai kesempatan memperoleh rezeki Tuhan lebih banyak daripada orang-orang yang hanya punya sedikit teman. Ngerti toh?

Makanya, jagalah hubungan Anda dengan teman-teman Anda. Buang jauh-jauh prinsip “aku hanya ingin berteman dengan orang-orang yang bermanfaat”.

Berkawan dan bersahabat adalah sebuah investasi tak ternilai seperti halnya kesehatan. Hubungan kawan dan sahabat bisa jadi kita wariskan kepada anak-anak kita kelak, bahkan tak jarang kita menemukan orang tua yang semasa kecilnya bersahabat berhasil menjodohkan anak-anaknya dan mereka bahagia. Nggak ada ruginya kan punya banyak teman?

Mampukah Anda melakukan kelima persiapan-persiapan kecil di atas itu? Gampang kok. Ayolah, sekarang bukan waktunya lagi untuk bermalas-malasan, bukan waktunya nyantai, juga bukan waktunya lagi untuk egois. Kita harus jadi Thomas Alfa Edison nya 2009 yang memikirkan masa depan tak hanya sekarang, memikirkan keindahan warna warni dunia dengan cahaya dari bohlam lampu. Kita harus jadi Marconi nya 2009 yang memikirkan masa depan tak hanya sekarang, memikirkan bagaimana mengatasi kekangenan orang-orang tersayang hanya dengan media ponsel. Mari bergerak sekarang dan siapkan hadiah special akan kehadiran mereka kelak.

Posted in , , , , , | Leave a comment

Surat Cinta untuk ‘Dia yang Tak Bisa Ku Sebut Namanya’

 Surat Cinta untuk 'Dia yang Tak Bisa Ku Sebut Namanya' Assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku

Tak terasa dua bulan telah aku memendam rasa itu, rasa yang ingin segera ku selesaikan tanpa harus mengorbankan perasaan aku atau dirimu. Seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. Saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal walau perlu usaha untuk mencapainya.

Tahukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku?

Entah mengapa aku dengan mudah berkata “cinta” kepada mereka yang tak kucintai, namun kepadamu, lisan ini seolah terkunci. Dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau aku teramat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. Jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-tolakan dan lonjakan yang membuatku semakin tidak mengerti.

Sakit hatiku memang saat prasangkaku berbicara bahwa engkau mencintai dia dan tak ada aku dalam kamus cintamu, sakit memang, sakit terasa, dan begitu amat perih. Namun seribu kali rasa itu lebih baik saat aku mengerti bahwa senyummu adalah sesuatu yang berarti bagiku, ketentramanmu adalah buah cinta yang amat teramat mendekap hatiku, dan aku mengerti bahwa aku harus mengalah.

Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku,

Andai aku boleh berdoa kepada Tuhan, mungkin aku ingin meminta agar Dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu hingga tak ada tatapan pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Jarang aku memandang wanita, namun satu pandangan saja mampu meluluhkan bahkan melumpuhkan hati ini. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada harus kembali lumpuh seperti ini.

Banyak lembaran buku yang telah ku telusuri, banyak teman yang telah ku mintai pendapat. Sebahagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangkaku tentangmu, tentang dia, karena sebahagian prasangka adalah suatu kesalahan. Mereka memintaku untuk membuka tabir lisan ini juga untuk menutup semua rasa prasangkaku terhadapmu. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap di hati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu (andai itu bukan hanya sebuah mimpi).

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,

Mungkin aku bukanlah pejantan tangguh yang siap untuk segera menikah denganmu. Masih banyak sisi lain hidup ini yang harus ku kelola dan ku tata kembali. Juga kamu yang dengan halus menolak diriku menurut prasangkaku dengan alasan belum saatnya memikirkan itu. Sungguh aku tidak ingin menanggung beban ini yang akan berujung ke sebuah kefatalan kelak jika hati ini tak mampu ku tata, juga aku tidak ingin berpacaran denganmu.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,

Mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan ku berikan setitik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan ku berikan kepada bidadariku. Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tolong bantu aku untuk meraih bidadariku bila dia bukanmu.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,

Tahukah kamu betapa saat-saat inilah yang paling ku takutkan dalam diriku, jika saja Dia tidak menganugerahi aku dengan setitik rasa malu, tentu aku telah meminangmu bukan sebagai istriku namun sebagai kekasihku. Andai rasa malu itu tidak pernah ada, tentu aku tidak berusaha menjauhimu. Kadang aku bingung, apakah penjauhan ini merupakan jalan yang terbaik yang berarti harus mengorbankan ukhuwah di antara kita atau harus mengorbankan iman dan maluku hanya demi hal yang tampak sepele yang demikian itu. Aku yang tidak mengerti diriku.

Ingin ku meminta kepadamu, sudikah engkau menungguku hingga aku siap dengan tegak meminangmu dan kau pun siap dengan pinanganku? Namun wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kadang aku berpikir semua pasti berlalu dan aku merasa saat-saat ini pun akan segera berlalu, tetapi ada ketakutan dalam diriku bila aku melupakanmu. Aku takut tak akan pernah lagi menemukan dirimu dalam diri mereka-mereka yang lain.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,

Ijinkan aku menutup surat ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir antara kita. Mungkin nanti saat dimana mungkin kau telah menimang cucumu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama mengingat kisah kita yang tragis ini. Atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebahagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku,

Mintalah kepada Tuhanmu, Tuhanku, dan Tuhan semua manusia akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Memintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, memintalah kepada-Nya agar tetap menetapkan malu ini pada tempatnya.

Wahai engkau yang sekarang kucintai,

semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah dosa.

Wassalam

Sumber: salinan sesuai aslinya dari sebuah unforgotten website

Posted in , , , , , , , | Leave a comment

Euforia Baju Baru di Awal Kuliah

Euforia Baju Baru di Awal Kuliah Berandai-andai dan berangan-angan merupakan satu dari sedikit aktivitas menyenangkan yang tidak membutuhkan banyak energi untuk melakukannya. Tinggal duduk berselongor, menyandarkan punggung ke bidang dinding, sedikit angkat kepala, diakhiri dengan sebuah pandangan lentur ke arah atas, yah Anda pasti sudah bisa berpetualang ke dunia lain dalam lingkup warna warni imajinasi Anda: menemukan cinta sejati, bisnis yang sukses, jalan-jalan ke Mars, bergelimang harta, jadi super hero, punya mobil mewah, makan malam romantis, etc terserah.

Berbicara dalam skala yang lebih besar, bukan hanya BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, & Geofisika) aja kok yang bisa berandai-andai akan cuaca di atmosfer sana, bukan hanya Ki Joko Bodo aja yang bisa berandai-andai akan ramalan masa depan seseorang, bukan hanya BIN (Badan Intelejen Negara) aja yang bisa berandai-andai akan kemungkinan ancaman dalam negeri kita, juga bukan hanya Mossad nya Israel, CIA nya Amerika Serikat, dan KGB nya Rusia aja kok yang bisa berandai-andai akan kemungkinan serangan terhadap national security masing-masing mereka. Kita juga bisa kok berandai-andai, makanya melalui postingan ini, saya mengajak Anda untuk sedikit berandai-andai lagi yaitu kira-kira apa yah yang paling nampak dan mencolok di awal kuliah nanti? Hmmm salah satu jawaban polling teratas adalah euforia baju baru di awal semester, benneeer tidaaaaak? sambil mengangguk-angguk, ayyyooooo!!!

Ingin tampil cantik, tampil gagah, tampil rapi, tampil perfect, pokoknya tampil dengan style yang akan membuat orang tak sadar mengatakan kata “WAH…” kepadanya. “Wah… kau cantik sekali pake rok abu-abu itu”, “Wah… kau gagah sekali pake kemeja kotak-kotak itu, pas banget”, “Wah… kau kah itu? astagaaa cantikmu deh pake jilbab”, “Wah… kau tampak lebih manis dengan baju kembang-kembang itu”, “Wah… cool nya itu cowok yang duduk paling ujung deh”, dan Wah… Wah… Wah… lainnya. Heheheh.

Sudah dari sononya memang, yang baru-baru selalu identik ketika memulai atau mengawali sesuatu. Ingat tidak seragam merah putih baru kita waktu mulai mengenal yang namanya sekolah dan juga ingat tidak akan pacar pertama itu ketika kita mulai mengenal yang namanya dunia berkasih sayang. Hal baru di dunia yang baru. Ya… ya… ya…

Begitupun dalam dunia kampus mengawali semester baru, mahasiswa-mahasiswa mayoritas menanggapinya dengan menggunakan baju baru ke kampus, supporter terbanyaknya adalah cewek-cewek. Segitunya kah? Kenapakah na begitu skali? Siapa yang suruh pake baju baru kah? Kenapa mentong kalo semester baru i? Jawabannya: TIDAK TAU - sambil mengangkat kedua bahu. Nah, ini dia yang dinamakan euforia, berbuat sesuatu namun tak tahu alasan berbuat sesuatu itu.

Ada mahasiswa yang sudah jauh-jauh hari memikirkan akan membeli baju baru untuk dipake kalau kuliah kelak, ada juga mahasiswa yang sibuk ke tylor, ngejahit baju itu, ada yang sudah menyetrika bajunya, dan menyimpannya dalam almari nda mau memakainya sebelum memakainya kuliah, ada juga yang sampe-sampe musingin teman minta ditemenin beli baju, bahkan juga ada baju baru yang duluan kusutnya sebelum dipake kuliah gara-gara kudu dicoba trus pakenya. Heheheh, benar-benar sebuah euforia yak.

Sungguh tak menemukan alasan kenapa bisa ada kebiasaan seperti ini. Tanda akan sebuah mindset positif yang tertanam dalam akhlak mereka dilihat di sini pada kebiasaan bersangkutan. Yang pasti, hal ini akan menciptakan suasana baru dalam hiruk pikuk dunia kampus yang gerah dan membawa kehangatan di antara penghuni-penghuni lainnya. Tenang aja, nggak ada tulisan yang bilang “dilarang pake baju baru” kok di sana. Heheheh.

Adakah yang ‘merasa’? Adakah di antara teman-teman yang ‘kena deh’ sama tulisan-tulisan di atas? Adakah di antara teman-teman yang sudah membeli baju baru yang ku maksudkan? Atau masih rencanaaa? Jawabannya sebentar lagi akan kita temukan ketika semuanya telah bertemu pandang dan main lirik-lirikan, “Tawwa, baju baru”.

Posted in , , , , , , , | Leave a comment

11 Poin Mencari Cinta

11 Poin Mencari Cinta Judulnya mirip-mirip judul film ya? 30 Hari Mencari Cinta. heheheh. Biar mirip atau tidak, biar plagiat atau karangan sendiri, yang penting judul inilah yang menarik perhatian kawan-kawan untuk membaca postingan saya kali ini.

Gambaran isi tulisannya pasti kawan-kawan sudah bisa terka hanya dengan membaca judul yang di atas. Adalah tentang 11 Poin KRITERIA atau SIFAT atau KARAKTER atau PEMBAWAAN atau KEPRIBADIAN cewek-cewek yang puaaaaalllling disenangi oleh kebanyakan cowok-cowoknya. Postingan kali ini dibuat special untuk cewek-ceweknya, namun tetap penting bagi cowok-cowoknya. Anyway, makhluk berjanggut dan makhluk mulus bisa baca kok.

Cowok siapapun itu, biar di Eropa yang rambutnya kemerah-merahan, biar di Arab yang bulu dadanya kayak hutan belantara Amazon, biar di Afrika yang kulitnya kena pemadaman bergilir, di China yang matanya kayak baru bangun itu, di Pasifik yang kulitnya mirip-mirip roti bakar panas, sampai di Melayu yang mukanya adem ayem ramah, hampir semuanya menginginkan cewek yang sempurna.

Ngomong-ngomong mengenai cewek yang sempurna, hmmm keliling planet Bumi pun tidak akan mungkin kita temukan, Journey to The Center of The Earth pun – mirip judul film lagi ya – pasti juga tidak akan ditemukan. Cari di Mars, Saturnus, atau Uranus juga tidak akan dapat. Keliling semesta alam, melompat dari galaksi Bimasakti ke galaksi Magellan dan ke Andromeda tetap tidak akan kita temukan.

Sempurna di sini adalah dalam artian memiliki beberapa kriteria umum kesempurnaan dalam ukuran sebagai seorang manusia. Kriteria yang membuat kaum Adam fall in love at the first sight terhadapnya, fall in love in location kah, fall in love because her care kah, ataukah fall in love because her attitude kah. Terserah semau kawan-kawanlah cachu cincha nya.

Berikut di bawah ini ada 11 poin tentang kriteria yang saya maksudkan itu, beberapa sumbernya didapatkan dari hasil riset kecil-kecilan yang pernah iseng saya lakukan beberapa waktu yang lalu dengan responden yang kompeten dan dapat dipercaya. Kalau Anda adalah Cewek: semoga saja kawan punya kriteria-kriteria itu atau beberapa di antaranya. Kalau Anda adalah Cowok: semoga saja pasangan kawan atau cewek yang kawan lagi senter punya kriteria-kriteria itu atau beberapa di antaranya. Silakan lakukan penilai sendiri-sendiri yaa, yang jujuuuuur.

1. MANIS-CANTIK

Kriteria Manis-Cantik ini biasanya disingkat Macan. Tidak mutlak harus punya kedua-duanya, bisa manis saja atau cantik saja. Konon katanya, manis itu sudah pasti cantik, tapi cantik itu belum pasti manis. Secara pribadi saya membenarkan kalimat konon ini. Bagaimana dengan kawan?

Alasan utama kenapa kebanyakan cowok-cowok menempatkan kriteria ini sebagai kriteria nomor wahid atau pertama, yaa secara logika disebabkan karena alasan pandangan. Perasaan kagum, suka, atau cinta pada dasarnya dimulai dari pandangan mata, karena tentulah kawan ketahui bahwa sebagian besar dari cowok-cowok di dunia ini tidak memiliki kemampuan untuk memandang langsung ke hatinya, maka dari itu penilaian pertamanya akan ditujukan ke outside ceweknya.

Selanjutnya mungkin ada di antara kawan-kawan yang bertanya, “kenapa mesti manis/cantik?”, 2 (dua) jawaban polling teratas yang saya dapatkan adalah pertama, supaya si cowok tidak mudah bosan dengan si cewek dan kedua, supaya dapat dibanggakan di depan orang tua, di depan saudara-saudara, di depan teman-teman, dan sebagainya.

2. PENGERTIAN

Mulut adalah salah satu senjata terampuh yang dimiliki seorang cewek selain senjata air mata, right?. Atas dasar ini, yang dilanjutkan dengan sedikit research, cewek-cewek bisa  dikategorikan: ada cewek yang polos, ada cewek kalem, ada cewek pendiam, ada cewek pemalu, ada cewek yang cerewet, ada cewek yang suka debat, ada cewek yang “ada-ada aja alasan”, dan lain sebagainya.

Konon katanya, kategori 3 (tiga) terakhir dari yang di atas (cerewet, suka debat, dan “ada-ada aja alasan”) kemungkinan besar memiliki kecenderungan berkarakter bosser, dengan ciri utama ingin dimengerti namun tak mau mengerti orang. Right?

Namun, tidak semua cewek dengan kategori seperti itu akan memiliki kecenderungan demikian. Misalnya saja cewek dengan kategori cewek yang cerewet, dengan kecerewetannya yang dibawa ke hal-hal positif tentu akan lebih mudah meramaikan dan mencairkan suasana, bahkan bisa jadi dapat menambah kekaguman cowok-cowoknya dengan kepercayaan diri cewek-cewek kategori ini.

Wujud dari pengertian yang saya maksudkan untuk stadium tingkat terendah yaa seperti sekali-kali ngalah dan tidak boros mengeluarkan ribuan tanda tanya dari mulut manisnya: “dari mana aja?”, “kerja apa di sana?”, “sama siapa?”, “kenapa baru pulang?”, dan “kenapa ngga nelpon-nelpon?” tiap hari, tiap ketemuan.

3. BAIK HATI

Baik hati di sini maksudnya adalah baik bentuk perhatiannya. Kalau dalam status pacaran, cewek-cewek dengan kriteria ini biasa nanya cowoknya dengan pertanyaan contoh seperti ini: “aku perhatiin, sepertinya kamu punya masalah. Cerita dong ke aku, siapa tahu aku bisa bantu” atau “tugasnya banyak yaa? aku bantuin kerja, boleh?”. Cewek-cewek dengan kriteria ini ingin selalu larut dalam setiap detik kehidupan cowoknya, berharap tidak ketinggalan sedikitpun. Kalau sudah bantu, bantunya dengan tuluuus banget.

Selain itu, cewek-cewek yang termasuk dalam kriteria ini juga baik ke orang-orang. Dia suka nolong orang, suka bantu orang, ringan tangan, senang sedekah, berjiwa sosiallah istilahnya. Tentu saja juga baik dan disenangi oleh Ayah-Bundanya, disenangi sama adek-kakaknya, disenangi sanak keluarganya, dan lain sebagainya.

Konon katanya, kebanyakan cowok-cowok mengagumi cewek-cewek demikian. Zaman sekarang, cewek-cewek yang seperti itu sudah hampir punah, cewek-cewek sekarang pada mikirin diri sendiri aja, sudah tidak mau berbagi ke sesama. Jika kawan merasa bahwa pernyataan hampir punah saya itu adalah salah, maka kawan mungkin masuk dalam kategori cewek jenis ini, cewek yang baik hatinya. Jika tidak keberatan nomor hapenya bisa dikirimkan ke nomor 085255822977 layanan 24 jam, hahahay.

4. APA ADANYA

Tampil dengan style diri sendiri itu penting, istilah kerennya be your self. Bisa jadi akan kelihatan lucu bin aneh kalau kita tampil dengan gaya yang berbeda dari apa yang pada dasarnya kita miliki. Untuk zaman sekarang, tampil apa adanya adalah hal yang unik dan wah serta patut untuk diapresiasi. Coba bandingkan dengan kebanyakan cewek-cewek yang menamakan dirinya trendy dan modern! Aneh dan Ilfil.

Dengan tampil apa adanya, secara tidak langsung kita mengatakan kepada orang-orang di sekeliling kita bahwa “ini aku yang sebenarnya, ini gayaku, dan aku sangat menikmatinya”. Saya kira, akan mudah sekali mengenali cewek yang tampil apa adanya dengan yang tidak tampil apa adanya. Bersyukurlah karena kawan telah diberi naluri untuk membedakan keduanya.

5. SEAGAMA & BAGUS AGAMANYA

Seagama maksudnya tentu kawan-kawan sudah paham. “Kalau bagus agamanya itu apa dong artinya?”, bagus agamanya itu maksudnya bukan kalau agama yang diyakini itu lebih bagus dari agama-agama lainnya, tetapi maksudnya adalah cewek-cewek yang termasuk kategori ini taat melaksanakan ajaran agamanya. Tanpa bermaksud mendiskriminasikan agama-agama lainnya saya ambil contoh Islam, cewek-cewek yang termasuk dalam kategori ini akan disiplin shalatnya, tidak bolong-bolong, teratur tadarrus Alqur’annya, ikut pengajian atau ta’lim, sempurna menutup auratnya, halus dan sopan tutur katanya, suka sedekah, suka bantu orang, dan lain sebagainya.

6. PINTAR

Untuk kriteria yang satu ini, saya sering geleng-gleng kepala. Kenapa? karena kriteria ini juga merupakan kriteria yang puaaaallling banyak cowok-cowok demenin. Kalau sudah cantik, baik hati, terus pintar, kasih deh semuanya. Kombinasi cewek-cewek kriteria demkian akan jadi rebutan banyak cowok-cowoknya, bahkan adu jotos pun kemungkinan besar tak terelakkan hanya gara-gara ingin mengajak cewek kategori ini makan di kantin kampus.

Sebagai saran, kalau kawan merasa termasuk dalam kategori ini, ada baiknya tidak terlalu memperlihatkan kepintarannya. Kawan mesti tahu kapan waktu yang tepat atau tempat yang tepat untuk menunjukkan kelebihan kawan yang satu ini. Misalnya: lomba debat/pidato bahasa Inggris, lomba karya tulis ilmiah, di kelas ketika dosen/guru bertanya tentang sesuatu mengenai mata kuliah/pelajaran, ketika salah seorang teman meminta untuk diajari atau dijelaskan ulang mengenai mata kuliah/pelajaran tertentu, dan lain sebagainya. Cewek yang terlalu sering dan/atau selalu membangga-banggakan kepintaran yang dimiliki, seringkali akan dianggap ‘menyeramkan’ bagi cowok-cowoknya. Paham?

7. TIDAK SOMBONG

Sebenarnya kriteria “Tidak Sombong” ini tidak jauh berbeda dengan kriteria “Apa Adanya” yang telah saya jelaskan di atas. Bedanya untuk kriteria ini, misalnya kalau kawan itu punya beberapa keterampilan yang wah, unik, atau jarang dimiliki oleh yang lainnya, seperti keterampilan bahasa asing (Inggris, Mandarin, Arab, Belanda, dan sebagainya), keterampilan menggunakan alat musik (gitar, biola, piano, dan sebagainya), keterampilan olah raga, jago nyanyi, tapi kawan tidak suka membangga-banggakan diri, maunya merendah melulu.

Selain itu, untuk kriteria “Tidak Sombong” ini, juga termasuk dalam hal pergaulan. Cewek-cewek yang termasuk kriteria ini biasanya punya banyak teman dan dari berbagai golongan. Cewek-cewek kriteria ini jarang memiliki atau ikut dalam kelompok/geng tertentu, balas menyapa orang-orang yang menyapanya meskipun tidak kenal, bergaul bukan hanya dengan orang-orang yang segolongan dengannya (misalnya golongan orang kaya), tapi juga dengan orang-orang yang secara ekonomi di bawahnya.

8. HUMORIS

Humoris itu penting, tapi jangan juga lewat batas. Kadang jaim – jaga image – dan pemalu juga perlu. Konon katanya menurut sebagian cowok-cowok, cewek-cewek dengan kriteria humoris itu cocoknya kalau dia itu juga ceroboh dikit, biar bisa ngejek dia, nertawain dia, terus dia pura-pura ngambek/marah, nah baru lancarkan manuver gombal, kita rayu, kita puji-puji, dan akhirnya senyum riang kembali. Oh bahagianya. heheheh.

9. BERPOSTUR LEBIH RENDAH

Maksudnya adalah memiliki tinggi badan yang lebih rendah dari rata-rata tinggi badan cowok. Alasan utama kenapa harus berpostur lebih rendah adalah karena mengingat naluri cowok yang ingin selalu melindungi, menjaga, dan memanja-manjakan ceweknya. Maka dari itu, kalau ceweknya lebih tinggi dari cowoknya, maka akan membuat naluri cowoknya tidak akan muncul-muncul. Kalau ceweknya lebih rendah, tentunya cowoknya akan lebih leluasa untuk melindungi, mendekapnya dikala takut atau dingin, dan memeluknya erat-erat.

10. KAYA

Jujur saja, untuk kriteria yang satu ini, alasan utama yang saya temukan adalah alasan materialistis dan alasan orientasi masa depan. Kalau kaya kan, bisa sering-sering ditraktir, diajak jalan, dibeliin ini itu, dan sebagainya. Selain itu, untuk alasan masa depan, akan lebih mudah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan uang semisal modal usaha dan sebagainya.

11. JAGO MASAK

Subhanallaah, betapa beruntungnya mendapatkan cewek yang jago masak. Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, saat pulang kantor, dan kebetulan perut sudah kosong keroncongan. Pulang ke rumah dan disambut oleh seringai manis sang istri tercinta. “Eh, ayah sudah pulang, yuuk mama sudah buatkan makanan kesukaan ayah”, dengan tuntunan lembut tangan si mama, kita dibawa ke meja makan. Waaah benar-benar masakan kesukaan kita, “mama buat special untuk suamiku tercinta”, katanya si mama plus dengan senyum manisnya. Alhamdulillaah, hahahay.

 

BAGAIMANA KAWAN-KAWAN?

*Kalau Anda adalah cewek: berapa kriteria dari 11 poin di atas yang kawan miliki? 4 poin adalah standar loh yang harus Anda miliki supaya bisa masuk kriteria ‘sempurna’. Lebih banyak lebih bagus lagi.

*Kalau Anda adalah cowok: berapa kriteria dari 11 poin di atas yang dimiliki oleh pasangan kawan? atau cewek yang kawan lagi senter-senter? 4 poin adalah minimal kriteria yang harus dimilikinya untuk membawa kebahagian hidup bersama kawan ke depannya. Hahahay.

Posted in , , , , , | Leave a comment
Diberdayakan oleh Blogger.

Search

Swedish Greys - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.